https://aijpkm.iaiq.ac.id/index.php/pkm/issue/feed Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021-12-01T17:05:47+00:00 Nurul Anam nurul.anam86@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Al-Ijtimā': Jurnal pengabdian kepada masyarakat</strong></p> https://aijpkm.iaiq.ac.id/index.php/pkm/article/view/22 Pemberdayaan Terhadap Pengembangan Kualitas Asset Sdm Petani Dalam Meningkatkan Hasil Pertanian Pada Masa Covid-19 Di Kelompok Tani Medali Dusun Kopang Kecamatan Slateng Kabupaten Jember Tahun 2020 2020-12-01T12:46:29+00:00 Muhammad Umar Hasibulah muhammad.umar.v3@gmail.com <p><em><strong>Abstrak</strong></em></p> <p>Di masa pandemi ini sektor<a href="https://republika.co.id/tag/pertanian"><strong> pertanian </strong></a>mampu menunjukkan kinerjanya yang bagus. Indeks<a href="https://republika.co.id/tag/ketahanan-pangan"><strong> ketahanan pangan </strong></a>terus meningkat dari 2017 sampai dengan 2019 sebesar 62,6 sehingga prioritas keamanan pangan menjadi penting untuk menyediakan pangan yang berguna dan mendorong sektor produktif dalam negeri.</p> <p>Berangkat dari ini, Kementerian Sekretariat Negara menyelenggarakan webinar dengan tema 'Food Estate untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Indonesia' dalam rangka penyusunan analisis kebijakan di bidang ketahanan pangan.</p> <p>Perberdayaan kelompok tani medali menggunakan metode ABCD yaitu <em>Pertama, Define. </em>Pendamping atau pelaku pemberdayaan menentukan “pilihan topik‟ dalam melakukan pendampingan di masyarakat. Di dalam tahapan ini terdapat beberapa langkah yang dilakukan yaitu: a) menentukan topik. Topik ini ditentukan pada tanggal 28 Agustus 2020 oleh Kelompok 3 dan DPL. Topik yang ditentukan yaitu: meningkatkan hasil pertanian di komunitas kelompok tani di Tengah Covid-19; b) menentukan komunitas dampingan. Setelah melalui rapat dan koordinasi antara kelompok 3 dan DPL maka komunitas yang akan dikembangkan asetnya adalah lembaga Kelompok Tani Medali dusun kopang Slateng Jember; c) melakukan kesepakatan bekerjasama dengan mitra (komunitas dampingan). Surat kerjasama ini disepakati dan ditanda tangani pada tanggal 7 September 2020 di Komunitas Lembaga Kelompok Tani Medali Dusun Kopang Slateng Jember. Penentuan topik dan komunitas tersebut berdasarkan hasil survey atau data awal di Komunitas Lembaga Kelompok Tani Medali Slateng yang menunjukkan bahwa komunitas tersebut layak untuk diberdayakan.</p> <p><em>Kedua</em>, <em>Discovery</em><strong>. </strong>Di dalam tahapan ini, pendamping atau pelaku pemberdayaan melakukan proses pencarian yang mendalam, seperti mencari dan mengidentifikasi 5 asset yang dimiliki komunitas, masalah yang dihadapi komunitas dan sebagainya. Untuk melaksanakan dan mengoptimalkan proses <em>discovery</em>, maka harus digunakan berbagai metode atau alat instrumen. Adapun metode atau alat instrumen <em>discovery</em> yang digunakan di Komunitas <em>Lembaga </em>Kelompok Tani Medali adalah ada enam alat instrumen <em>Discovery</em> yaitu <em>Inquiry Based Silaturrahim, Community Mapping, </em>Pemetaan Asosiasi dan Institusi, <em>Individual</em><em> Inventory Skill, </em>Aktifitas komunitas, dan Penentuan program bisa menggunakan skala prioritas. Tahap transek atau penelusuran wilayah tidak digunakan dalam pemberdayaan ini karena tahap ini tidak terlalu mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan pemberdayaan ini. Adapun penjelasan hasil dari enam alat instrumen <em>Discovery</em></p> 2021-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://aijpkm.iaiq.ac.id/index.php/pkm/article/view/25 Pemberdayaan Komunitas Wali Murid TK Dharma Wanita Berbasis Olahan Krupuk Puli Dan Umbi Talas Desa Sukosari Kecamatan Kabupaten Jember 2021-05-25T05:08:01+00:00 Abdul Mun'im aimabd200@gmail.com <p>Comunity, the guardian of the pupils of TK Dharma Wanita, is a society in Suksari Village, Jember Regency, under the aegis of the TK Dharma Wanita institution. Which has potential assets in the form of raw puli chips in the group and some members also have assets in agricultural products, namely taro tubers, both of which still have the potential to grow into processed products that can independently increase the economy of the member. The impact of empowerment using the Asset Based Community Development (ABCD) approach in the Dharma Wanita TK Dharma Wanita Guardian Community. The growth of community assets dependent on the production of crackers and taro tubers in the Dharma Wanita TK Dharma Female Guardians community has a major impact on the improvement of the member economy, as this can be seen in increasing the economic value of community-owned assets, namely puli crackers and taro tubers</p> <p>Keyword: Development, Community, Econmic Krupuk Puli and Talas.</p> 2021-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://aijpkm.iaiq.ac.id/index.php/pkm/article/view/31 PENGEMBANGAN PENGELOLAAN PERPUSTKAAN Melalui Gerakan Literasi Sekolah Bagi Guru-Guru SD Plus Al-Qodiri Jember 2021-10-27T03:46:51+00:00 Muhamad Ansori muhamadansori87@gmail.com <p>Kegiatan literasi merupakan aktivitas membaca dan menulis yang terkait dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya. Dalam deklarasi Unesco, literasi terkait dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan, dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai persoalan. tujuan pemberdayaan yang akan dilakukan adalah mengembangkan asset Lembaga SD Plus Al-Qodiri Jember&nbsp; pada aspek SDM Pengelola Perpustakaan dan Guru-guru dalam mengelola perpustakaan dan meningkatkan literasi sekolah untuk siswa/i SD Plus Al-Qodiri Jember di masa Covid-19. Berdasarkan hasil pemberdayaan di Komunitas SD Plus Al-Qodiri Jember dengan menggunakan metode <em>Asset Based Community Development (</em>ABCD<em>) </em>dapat disimpulkan bahwa pendampingan dalam meningkatkan kualitas SDM guru-guru SD Plus Al-Qodiri&nbsp; &nbsp;diperoleh tiga simpulan : <em>Pertama</em>, pola kegiatan Pengelolaan Perpustakaan dan literasi sekolah &nbsp;SD Plus Al-Qodiri Jember berjumlah sepuluh (10) pola. Pola tersebut adalah (1) skemata-baca-tulis, (2) skemata-baca-coba, (3) skemata-baca-jawab, (4) pertanyaan-baca-coba, (5) tujuan-baca-tulis, (6) skemata-baca-pertanyaan, (7) tujuan-dengarkantulis, (8) skemata-baca-cerita, (9) tujuan-bacacerita, (10) pertanyaan-baca-jawab, Pola skemata-baca-jawab merupakan pola yang paling sering muncul pada buku tematik siswa. <em>Kedua</em>, pola kegiatan literasi di sekolah yang ditemukan berjumlah sepuluh pola. Pola tersebut adalah (1) bergiliran-berdoa-senyap-tulis, (2) mingguanberdoa-senyap-bacakan, (3) serentak-pembiasaanberdoa-senyap, (4) serentak-berdoa-senyap-tulis, (5) mingguan-upacara-berdoa-senyap (6) buku perpustakaan-bacaan bebas-lingkungan-perpustakan mendukung-sudut baca kelas mendukung-poster bebas, (7) buku siswa-bacaan bebas-lingkungan perpustakaan kurang mendukung-sudut baca kelas mendukung-poster bebas, (8) buku siswa-bacaan bebas-lingkungan-perpustakaan mendukung-sudut baca mendukung-poster bebas, (9) buku siswabacaan bebas-lingkungan-perpustakaan kurang mendukung-sudut baca mendukung-poster dibatasi, (10) pola pertanyaan-baca-jawab. Kegiatan diawali dengan menyusun pertanyaan terkait bacaan kemudian siswa membaca dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan terkait isi bacaan. <em>Ketiga, </em>Program Gerakan Literasi Sekolah di SD Plus Al-Qodiri Jember dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan sekolah dan SDM yang ada. Kesiapan ini mencakup kesiapan kapasitas, kesiapan warga sekolah, dan kesiapan sistem pendukung lainnya.</p> <p>&nbsp;</p> 2021-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://aijpkm.iaiq.ac.id/index.php/pkm/article/view/32 Pendampingan Pemanfaatan Daur Ulang Sampah Sebagai Media Pembelajaran Di Masa Covid-19 Di Ra As-Sabrowi Ledokombo Jember 2021-10-29T11:48:13+00:00 Elok Rufaiqoh elokrufaiqoh90@gmail.com Nurul Iflaha elokrufaiqoh90@gmail.com Badrus Sholeh elokrufaiqoh90@gmail.com <p>Every teacher is required to be creative and innovative, so that learning is more meaningful and students do not feel bored, especially during a pandemic like today. The purpose of this service activity is to provide knowledge to the teacher of RA As-Sabrowi Suren Ledokombo Jember about the use of waste recycling into creative, innovative and simple learning media. The method used is based on Asset Basic Community Development (ABCD).</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; The steps for this method are as follows: 1) Define; Determine the aspects that will be the benchmark for the assisted process, 2) Discovery; In-depth discovery, in this case empowerment carries out an in-depth search process such as finding and detecting 5 assets owned by the community in RA As-Sabrowi, 3) Dreams; is a step in order to achieve the goals or desires that will be achieved during the assistance, 4) Design; this process has entered the stage of the strategy to be used, 5) Deliver; implement and evaluate all aspects of the lack of waste recycling utilization into creative, innovative and simple learning media<strong>.</strong></p> <p>The results that have been carried out in the field are: a) The development of the quality of human resources for RA As-Sabrowi teachers is running effectively or in accordance with the goals that have been set. The teachers of RA As-Sabrowi already know, understand and are proficient in utilizing waste recycling as an effective, innovative and simple learning medium; b) Learning media and learning resources are getting more and more varied at RA As-Sabrowi.</p> <p>&nbsp;</p> 2021-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://aijpkm.iaiq.ac.id/index.php/pkm/article/view/33 PEMASARAN EFEKTIF DAN EFISIEN: Pemberdayaan terhadap Pengembangan Kualitas Asset SDM Santri pada Komunitas Santripreneur Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember dalam Memasarkan Hasil Kreatifitas Santri secara Efektif dan Efisien 2021-12-01T16:36:49+00:00 Alfian Izzat El Rahman alfianizzat93@gmail.com <p><em><strong>ABSTRAK</strong></em></p> <p>Pemberdayaan ini bertujuan memberikan pendampingan kepada Komunitas Santripreneur Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember agar santri mampu mengembangkan pemasaran produk kreatifitas santri dengan tujuan produk-produk hasil kreatifitas sanri bisa <em>go public</em> dan dierima oleh masyarakat umum. <em>Proses pemberdayaan ini menggunakan pendekatan ABCD. </em>Berdasarkan hasil pemberdayaan di Komunitas Santripreneur Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember dengan menggunakan metode <em>Asset Based Community Development (</em>ABCD<em>) </em>dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM santrri komunitas Santripreneur pada aspek pemahan dan penerapan pemasaran yang efektif dan efisien tidak akan berhasil jika tidak ada kerjasama dan partisipasi aktif dari subjek pendampingan, masyarakat terutama masyarakat sekitar. asosiasi-asosiasi dan institusi yang berkaitan dengan komunitas santripreneur serta para donatur yang telah menyumbang dengan ikhlas untuk pelaksanaan program ini di komunitas santripreneur Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember. Pelaksanaan pemberdayaan berjalan dengan optimal karena pemberdayaan ini menghasilkan pengembangan kualitas asset SDM santri komunitas santripreneur dalam menerapkan pemasaran yang efektif dan efisien dalam memasarkan produknya. Temuan berikutnya menunjukkan bahwa pemberdayaan yang telah dilakukan di komunitas ini ternyata berdampak pada penambahan wawasan santri akan kata-kata atau kalimat yang dapat menarik minat calon konsumen terhadap produk mereka, sehingga menyebabkan pola pemasaran mereke menjadi lebih inovatof dan variatif.</p> <p><strong><em>Keyword</em></strong>: Pemasaran, Efektif, Efisien</p> <p><em><strong>&nbsp;</strong></em></p> 2021-12-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat